Test Drive Nissan X-Trail Hybrid Mobil SUV pertama dengan dua tenaga

Thursday, March 3rd 2016. | Berita Fakta

nissan x-trailYuk jajal Test Drive Nissan X-Trail Hybrid Mobil SUV pertama dengan dua tenaga. Mobil Nissan terbaik tahun ini. Harga Mobil Nissan X-trail 2016

Bola News – Pertengahan th. 2015 lantas, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menggebrak industri otomotif nasional dengan menghadirkan Nissan X-Trail Hybrid. Di pasar Indonesia, X-Trail Hybrid jadi mobil SUV pertama yang mengusung tehnologi dua sumber tenaga.

Terkecuali sebagai SUV hybrid pertama di Indonesia, Nissan juga pilih Indonesia sebaga negara pertama sesudah Jepang yang pasarkan X-Trail Hybrid. Dibanding pabrikan lain yang mendatangkan product hybrid berbentuk sedan, hatchback atau type kompak yang lain, Nissan malah pilih X-Trail lantaran kebetulan SUV jadi segmen paling menarik di Indonesia sekarang ini.

Tehnologi hybrid ada untuk tawarkan angka mengkonsumsi bahan bakar lebih rendah tersebut output semakin besar dari versus konvensionalnya. Diluar itu, Nissan X-Trail mobil SUV tangguh dan sporty terbaik Hybrid juga jadi langkah Nissan menunjukkan kemampuannya dalam keramahan lingkungan.

Dengan cara kasat mata, bentuk X-Trail Hybrid tak ada ketidaksamaan penting apabila dibanding X-Trail umum memanglah. Namun jati diri versus Hybrid dapat didapati pada design fog lamp LED yang memanjang, dimana versus umum bulat.

Tampak Nissan memberi body kit tidak sama pada X-Trail Hybrid. Diluar itu, beberapa emblem bertuliskan “Pure Drive Hybrid” dapat juga didapati terpasang di pintu depan serta tailgate.

Nissan berujar kalau SUV hybridnya ini mempunyai performa serta kenyamanan seperti varian 2. 5 CVT, varian non-hybrid paling tinggi di Indonesia sekarang ini. Dibalik bonnetnya terpasang mesin MR20DD 2. 0 liter yang digabungkan motor listrik, diatas kertas performa X-Trail Hybrid unggul dari versus mesin 2. 5 liter.

Ada didalam kabin, kenyamanan khas X-Trail masihlah merasa di versus hybrid. Baik duduk di kursi depan ataupun belakang, kenyamanannya bahkan juga dapat saya katakan seperti duduk di kursi kelas usaha pesawat Garuda Indonesia, dalam kecepatan tinggi kwalitas kenyamanan di bangku penumpangnya masihlah dapat di nikmati.

Kursi baris ketiga mesti dikorbankan pada X-Trail Hybrid untuk mengakomodasi baterai yang berdimensi cukup besar sebagai sumber tenaga motor listrik. Tetapi walau pada akhirnya lantai bagasi jadi sedikit lebih tinggi, kemampuan bagasi juga masihlah begitu lega.

Bicara masalah sensasi mengemudinya, saya yang masihlah awal masalah pengalaman dengan kendaraan hybrid pernah di buat kikuk waktu mesin tak bertemura sekalipun meskipun tombol starter sudan ditekan serta panel instrumen tunjukkan sinyal aktif. Nyatanya apabila daya baterai cukup kuat, motor listrik yang bakal diprioritaskan sebagai penggerak di kecepatan awal.

Gabungan mesin serta motor listrik sediakan tenaga 188 ponsel serta torsi 322 Nm. Ada dibalik kemudi terasanya dimanjakan dengan melimpahnya torsi di tiap-tiap putaran mesin, tak meledak-ledak memanglah disalurkannya torsi ke roda depan, tetapi ciri-ciri linear membuatnya tetaplah nyaman meskipun pedal gas ditekan dalam.

Kerjasama pada mesin pembakaran dengan motor listrik dapat disaksikan lewat grafik Energy Flow sebagai pilihan penambahan di Multi Information Display (MID), yang dapat diliat di panel instrumen. System hybrid isi lagi baterai memakai daya hasil dari sistem deselerasi serta pengereman.

Dalam keadaan mengemudi normal, mesin serta motor listrik bakal bertukaran bertindak sebagai penggerak tunggal. Saat tengah melaju dalam kondisi konstan, baik dalam kecepatan tinggi atau rendah, system bakal berpindah bergerak dengan tenaga listrik sendiri apabila daya yang tersimpan mencukupi.

Mesin serta motor listrik bakal menyalurkan daya berbarengan malah saat pengemudi memerlukan dorongan maksimal, seperti saat gas diinjak dalam untuk menanjak. Seperti yang saya rasakan waktu membawa X-Trail Hybrid ke Taman Wisata Alam Gunung Pancar, Bogor, melahap tanjakan cukup curam bukanlah perkara susah baginya, meskipun waktu Eco Model diaktifkan.

Lantaran pergantian daya listrik memakai sistem pengereman, hal tidak sama juga merasa waktu lakukan pengereman dimana pedal rem merasa lebih keras serta condong ‘membalas’ desakan dari kaki. Tanda-tanda ini saya rasakan waktu melaju dalam kecepatan rendah atau waktu keadaan stop-and-go.

Kesimpulan

Dengan banderol Rp 625 juta OTR, X-Trail Hybrid masihlah tawarkan kwalitas kenyamanan paling baik dari X-Trail, tersebut tehnologi yang dapat memberi mengkonsumsi daya lebih efektif serta ramah lingkungan. Beberapa tehnologi andalan X-Trail juga ikut ada di varian hybrid seperti Around View Monitor, power tailgate serta Vehicle Dynamic Control. dapatkan Sewa Mobil termurah hanya ada di ajemobil.com

tags: , , ,